Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?
Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting? - Hallo sahabat ngakaktv, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan
Artikel Kipas Angin,
Artikel Komponen Elektronik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Judul : Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?
link : Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?
Anda sekarang membaca artikel Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting? dengan alamat link https://ngakaktv.blogspot.com/2010/04/fungsi-kapasistor-pada-kipas-angin.html
Judul : Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?
Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?
Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin - Hallo sahabat JandelTV, kipas angin yaitu salah satu rangkaian elektronik yang banyak digunakan, sebab memang berguna yang cukup penting, didalamnya terdapat beberapa komponen termasuk kapasitor, bagi Anda yang pernah membongkar kipas angin niscaya pernah melihat komponen tersebut, apa fungsinya?
Kapasitor diciptakan bukan tanpa tujuan, selain kipas angin masih banyak lagi barang elektronik yang memakai komponen ini, sebab yang harus Anda ketahui, kapasitor cukup mempunyai tugas penting dan kuat terhadap rangkaian yang dipasangnya.
Pada umumnya kapasitor mempunyai fungsi yaitu salah satu komponen elektronik yang yang bisa menyimpan muatan arus listrik, mungkin beberapa orang sudah mengetahui nama lain dari komponen ini, sebab sering disebut juga kondensator dan sering kali ditemukan pada rangkaian elektronik termasuk Kipas angin dan amplifier.
Dipasang pada kipas angin bukan tanpa alasan, niscaya mempunyai tugas dan pertanyaannya apakah fungsinya? apakah penting dan bila kipas angin tidak dipasang kapasitor apakah masih berfungsi dengan normal? ketahui lebih jelasnya sesudah Anda membaca artikel dibawah ini hingga selesai.
Pertama, kapasitor pada kipas angin ternyata berfungsi sebagai start, atau dalam artian berfungsi untuk memulai kipas semoga berputar ketika dinyalakan, apakah Anda pernah berfikir kenapa kipas angin ketika dihubungkan ke listrik otomatis pribadi berputar? itu sebab dipasang komponen kapasitor yang berfungsi sebagai start.
Kipas angin rusak tidak bisa berputar juga kemungkinan kerusakan tersebut ada pada kapasitor yang rusak dan harus diganti, tanda kerusakan komponen ini yaitu ketika dinyalakan kipas tidak berputar kecuali harus diputar secara manual gres kipas akan berfungsi, ini termasuk tanda kerusakan pada komponen ini.
Pada umumnya kapasitor mempunyai ukuran yang berbeda beda, ada yang berukuran 1.5uF / 250Volt, 2.5 uF, dan 3.3 uF, walaupun mempunyai ukuran yang bervariasi tetapi tidak ada problem bila And aingin mengganti ukuran yang kecil ke yang lebih besar, tetapi bila ukuran yang besar diganti dengan yang lebih kecil, contohnya 2.5 diganti dengan ukuran 1.5 biasanya tingkat kecepatan putaran kipas akan lebih kecil, bila diganti sebaliknya yaitu ukuran kecil ke lebih besar maka tingkat putaran kipas bertambah namun berdampak jelek pada gulungannya, akan menjadi lebih cepat rusak dan terbakar.
Anda juga harus mengetahui cara mengukurnya, dibawah ini aku akan berikan langkah-langkahnya memakai multitester yang mungkin sudah Anda miliki.
Baca Juga:
Demikianlah artikel mengenai fungsi kapasitor pada kipas angin, semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk membagikannya semoga orang lain tahu, untuk mendapat artikel terbaru secara gratis dari blog ini, Anda hanya perlu klik Ikuti dibawah ini, terimakasih sudah berkunjung...
Kapasitor diciptakan bukan tanpa tujuan, selain kipas angin masih banyak lagi barang elektronik yang memakai komponen ini, sebab yang harus Anda ketahui, kapasitor cukup mempunyai tugas penting dan kuat terhadap rangkaian yang dipasangnya.
Daftar isi
Pada umumnya kapasitor mempunyai fungsi yaitu salah satu komponen elektronik yang yang bisa menyimpan muatan arus listrik, mungkin beberapa orang sudah mengetahui nama lain dari komponen ini, sebab sering disebut juga kondensator dan sering kali ditemukan pada rangkaian elektronik termasuk Kipas angin dan amplifier.
Fungsi Kapasitor Pada Kipas Angin
Dipasang pada kipas angin bukan tanpa alasan, niscaya mempunyai tugas dan pertanyaannya apakah fungsinya? apakah penting dan bila kipas angin tidak dipasang kapasitor apakah masih berfungsi dengan normal? ketahui lebih jelasnya sesudah Anda membaca artikel dibawah ini hingga selesai.
Kapasitor Sebagai Start
Pertama, kapasitor pada kipas angin ternyata berfungsi sebagai start, atau dalam artian berfungsi untuk memulai kipas semoga berputar ketika dinyalakan, apakah Anda pernah berfikir kenapa kipas angin ketika dihubungkan ke listrik otomatis pribadi berputar? itu sebab dipasang komponen kapasitor yang berfungsi sebagai start.
Kipas angin rusak tidak bisa berputar juga kemungkinan kerusakan tersebut ada pada kapasitor yang rusak dan harus diganti, tanda kerusakan komponen ini yaitu ketika dinyalakan kipas tidak berputar kecuali harus diputar secara manual gres kipas akan berfungsi, ini termasuk tanda kerusakan pada komponen ini.
Pada umumnya kapasitor mempunyai ukuran yang berbeda beda, ada yang berukuran 1.5uF / 250Volt, 2.5 uF, dan 3.3 uF, walaupun mempunyai ukuran yang bervariasi tetapi tidak ada problem bila And aingin mengganti ukuran yang kecil ke yang lebih besar, tetapi bila ukuran yang besar diganti dengan yang lebih kecil, contohnya 2.5 diganti dengan ukuran 1.5 biasanya tingkat kecepatan putaran kipas akan lebih kecil, bila diganti sebaliknya yaitu ukuran kecil ke lebih besar maka tingkat putaran kipas bertambah namun berdampak jelek pada gulungannya, akan menjadi lebih cepat rusak dan terbakar.
Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin
Anda juga harus mengetahui cara mengukurnya, dibawah ini aku akan berikan langkah-langkahnya memakai multitester yang mungkin sudah Anda miliki.
Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin Dengan Multitester Analog
- Pertama siapkan multitester analog yang masih berfungsi dengan baik.
- Atur skala multitester pada posisi X1K
- Hubungkan probe merah dan hitam ke dua kabel kapasitor (kemana saja)
- Jika jarum bergerak ke sebelah kanan atau ke angka 55 Ohm dan balik lagi ke angka 0 berarti kapasitor masih normal
- Tetapi bila jarum tidak bergerak sama sekali atau bergerak tanpa batas berarti kapasitor rusak dan harus diganti.
Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin Dengan Multitester Digital
- Pertama siapkan multitester digital yang masih berfungsi dengan baik.
- Atur skala pada poisis 200k.
- Hubungkan probe merah dan hitam pada setiap kabel (sembarang)
- Salah satu probe jangan menyentuh kulit.
- Jika display menerangkan angka 1.300 lebih kemudian kembali ke angka 1 berarti kapasitor dalam keadaan normal.
- Tetapi bila display tidak menerangkan angka berarti kemungkinan kapasitor sudah rusak.
Baca Juga:
- Cara Memperbaiki Kipas Angin
- Fungsi Transformator Dan Jenis Jenisnya
- Cara Mengukur Dioda Dan Mengenal Fungsinya
Demikianlah artikel mengenai fungsi kapasitor pada kipas angin, semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk membagikannya semoga orang lain tahu, untuk mendapat artikel terbaru secara gratis dari blog ini, Anda hanya perlu klik Ikuti dibawah ini, terimakasih sudah berkunjung...
Demikianlah Artikel Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?
Sekianlah artikel Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Fungsi Kapasistor Pada Kipas Angin, Apakah Penting? dengan alamat link https://ngakaktv.blogspot.com/2010/04/fungsi-kapasistor-pada-kipas-angin.html